7 Keluhan Satria FU Terpopuler dan Solusinya

7 Keluhan Satria FU Terpopuler Sepanjang Masa dan Solusinya

Memiliki motor Satria FU memang gampang gampang susah, apalagi buat yang belum terbiasa alias pengguna baru. Seringkali ada saja permasalahan di motor yang dikeluhkan karena terasa mengganjal dan mengganggu kenyamanan saat berkendara satria FU. Merangkum apa yang pernah saya alami sendiri dan juga dari penuturan keluhan rider satria FU yang lain, berikut ini saya susun daftar nya “7 Keluhan Satria FU yang paling sering dikeluhkan oleh pengguna baru Satria FU”:

Keluhan Satria FU No 1. Mesin Cepat Panas

Keluhan satria fu yang ini saya alami sendiri waktu pertama kali si FU datang dari dealer. Tanpa basa basi, Langsung saya nyalain trus bawa jalan jalan keliling komplek. Eh..paling baru sekitar 1 km, hawa panas mesin terasa sekali sampai ke kaki. Padahal biasanya mocin kasea saya gak secepat ini panasnya deh.. (ya iyalahhh…mocin 100cc gitu dibandingin ama FU..xixi)

Buat anda yang juga baru punya FU, apalagi yang tadinya biasa bawa bebek dibawah 150cc, jangan merasa aneh atau khawatir dengan keluhan satria fu mesinnya mudah panas. Juga tak perlu panik terus latah ikut-ikutan beli busi tipe dingin dengan harapan mesin jadi lebih dingin. Bukannya adem malah fu anda jadi susah idup nantinya, busi gampang koit, dompet pun kempes karena keseringan beli busi baru..hehehe.

Sistem pendinginan Satria FU (SACS) memang sangat bergantung pada adanya aliran udara yang masuk melalui sirip sirip oil cooler, aliran udara ini kemudian digunakan untuk ‘mendinginkan’ oli yang disirkulasi melalui jalur oil cooler. Jadi wajar kalau dibawa jalan pelan atau macet, tiupan udara/angin kurang, terasa sekali suhu mesin nya cepat meningkat drastis. Meski selama saya memakai FU belum pernah sampai mengalami overheat, tapi sengatan hawa panas ini memang mengganggu kenyamanan berkendara.

Terkait keluhan satria fu ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membantu menjaga suhu mesin supaya tidak terlalu panas:

Kualitas dan Kuantitas Oli Mesin

Salah satu fungsi penting Oli mesin adalah sebagai pendingin untuk menyerap dan mentransfer panas didalam mesin. Juga sebagai pelumas yang melapisi gesekan antar part didalam mesin yang pastinya menimbulkan panas, misalnya antar ring/piston dengan liner silinder. Oli standar pabrikan untuk FU adalah SGO, oli mineral base dengan kekentalan /viksositas SAE 20w-50. Namun untuk Satria FU saya lebih menganjurkan tipe semi sintetik atau sekalian full sintetik jika memang budget anda mencukupi, dengan SAE 15w-50 atau 10w-40 yang lebih encer. Kelebihannya, pada suhu dingin -misalnya pada saat pagi-pagi- SAE ini lebih mudah dan cepat bersirkulasi. Dan pada suhu panas juga tidak gampang mengental sehingga tetap mudah bersirkulasi mentransfer panas mesin dan sanggup menjangkau celah-celah sempit didalam mesin FU.

Untuk menjaga kualitas oli, gantilah Oli dan dan Filter Oli secara teratur sesuai anjuran. Setiap merk berbeda beda, tapi biasanya untuk semi sintetik idealnya setiap 2500km. Filter Oli berfungsi untuk menyaring kotoran/gram yang larut di oli. Ganti filter oli setiap 3x pergantian oli.
Untuk kuantitas oli, rutin cek jumlah /takaran oli didalam mesin melaui kaca intip yang tersedia dibawah selahan/kick starter, karena tipe oli encer 10w-40 memang lebih mudah menguap dibanding tipe 20w-50. Siapkan cadangan oli tambahan untuk antisipasi darurat jika volume oli didalam mesin banyak berkurang/ dibawah garis batas tengah.

Rawat kondisi oil cooler

Kisi2/sirip oil cooler yang rusak berat/bengkok2 atau kotor dpt mengurangi kemampuan pendinginannya. Ini juga jadi salah satu keluhan satria fu karena kisi2 oli coolernya memang gampang penyok, biasanya karena semprotan air tekanan tinggi saat dicuci steam. Untuk mengurangi resiko penyok, anda jg bisa menggunakan cover/pelindung oil cooler yang banyak dijual di toko aksesoris motor. Atau kalo anda rajin ya biasakan cuci sendiri FU anda biar lebih aman, hehe.

Jaga kondisi kebersihan mesin

Terutama blok mesin dan sirip siripnya, karena fungsinya cukup penting untuk melepas panas dari mesin ke udara luar. Kotoran, lumpur, atau kerak yang menempel di bagian luar mesin dapat menghambat pelepasan hawa panas. Jadi cuci/bersihkanlah motor secara teratur. Motor bersih, panas stabil, performa terjaga.

Tambahkan Aksesoris pembantu pendinginan mesin -bila perlu-

Beberapa aksesoris lain jg dapat ditambahkan untuk membantu menjaga menjaga suhu mesin tetap stabil. Misalnya kipas tambahan yg dipasang di oil cooler untuk membantu pendinginan oli, atau selang hawa tambahan yang dipasang di lubang pengisian oli & lubang intip magnet untuk membantu mentransfer hawa panas dari dalam mesin ke udara luar. Tapi kalo dirasa repot ya gak usah jg gpp, cukup utamakan point 1-3 saja. Dengan langkah2 diatas, keluhan satria fu mesinnya terlalu panas bisa diminimalisasi.

Keluhan Satria FU No 2: Suara Mesin Berisik

Bisa dibilang, hampir semua pengguna awal Satria FU pasti mengeluhkan soal bunyi bunyian di mesin ini. Seakan akan ini penyakit bawaan yang dijadikan bonus paketan dari Suzuki buat para pembeli FU, hehe. Keluhan satria FU bawaan lahir lah istilahnya.

Disaat mesin masih dingin -baru dinyalain- sering terdengar suara ‘tik-tik-tik’ dari dalam mesin. Tapi lama kelamaan atau kalau sudah dibawa jalan suaranya perlahan menghilang. Buat yg sudah terbiasa, bunyi ini mungkin tdk terlalu mengganggu dan dianggap wajar, tapi buat sebagian lain, biasanya akan takut terjadi kerusakan apabila bunyi berisik ini dibiarkan.
Dari banyak kasus, tersangka utama bunyi gemericik ini adalah pengatur ketegangan rantai keteng FU atau istilahnya Tensioner Adjuster milik FU yang – entah kenapa – seperti “lemah syahwat’, alias gampang lemes per nya, tidak mampu lagi menekan rante keteng secara maksimal, sehingga rantai keteng seperti kendur dan berisik, padahal motor masih terhitung baru keluar dealer.

Bagaimana solusinya keluhan satria fu yg satu ini? ya tentu saja tensioner adjuster-nya harus rajin dicek dan disetel ulang di bengkel langganan anda, misalnya pada saat servis rutin berkala.
Nah, kalau ternyata per tensioner bawaan pabrik sudah tidak ‘maen’ lagi, FUers biasanya menempuh beberapa cara alternatif berikut ini:

  • Ganti daleman per tensioner nya dengan per aftermarket yang lebih keras, dulu ada yang jual dengan harga sekitar 50rb an. Tapi sekarang saya kurang tahu apakah masih ada yang jual atau tidak.
  • Mengganti tensioner FU dengan tensioner bawaan motor lain. Saya sendiri belum mencobanya, tapi dari penuturan mekanik langganan saya, adjuster tensioner Suzuki Thunder dapat dipasang plug n play di FU. Harga sekitar 60rb. Alternatif lain adalah tensioner Suzuki Smash dengan yg harga lebih murah, 35rb, tapi tensioner smash perlu sediki penyesuaian (dilas) dibatang penekannya yang kurang panjang.
  • Mengganti tensioner bawaan pabrik dengan tensioner manual. Kadang orang juga menyebutnya tensioner mati atau permanen, karena tidak lagi memakai per elastis yang bisa otomatis menyesuaikan tekanan rantai keteng. Opsi inilah yang dulu saya pilih di FU saya karena menurut saya alternative ini lebih efektif dan praktis. Untuk tensioner manual ini bisa dengan cara memodifikasi/merubah tensioner standar menjadi manual di tukang bubut. Biayanya cukup murah karena hanya bermodal baut ukuran 12 saja untuk pengganti tonjokan tensioner, dibuatkan lubang dan dratnya di tukang bubut. Bagi yang suka praktis dan gak mau repot, bisa juga membeli tensioner manual yang sudah jadi, lebih simpel dan rapi model nya, Harga berkisar Rp 70rb, misalnya di kaskus ada yg jual.

Keluhan Satria FU No.3: Susah Netral

Keluhan satria fu ini biasanya dialami saat kondisi mesin hidup, misalnya saat berhenti di lampu merah. Motor harus sedikit didorong maju atau dimundurin dulu sedikit baru deh bisa masuk gigi netral nya.
Sebagai motor gress, tentu aneh kalau belum apa-apa sudah terjadi kerusakan di dalam sistem transmisi atau kopling. Hmm..terus kenapa ya susah netralnya?
Saya sendiri pernah mengalami susah netral ini dulu di awal punya FU. Tapi ternyata setelah mengganti oli SGO dengan oli semi sintetik, lalu mencoba merubah setelan kopling jadi lebih jauh/full (bisa disetel dari handle kopling diatas atau dari bawah deket bak kopling), masalah ini kemudian hilang dan tak pernah muncul lagi sampai sekarang.
Dengan asumsi tidak ada kerusakan didalam kopling (hub, rumah, kanvas kopling dsb), menurut saya oli yang baik dan setelan/jarak maen kopling yg tepat sudah cukup membantu menyelesaikan masalah keluhan satria fu ini. Soal merk oli memang memang cocok cocokan. Di FU saya, oli semi sintetik seperti misalnya Shell AX7 atau Enduro racing yang punya fitur ‘anti slip kopling’ sudah cukup bikin empuk persneling dan memudahkan netralin gigi. Oli yang full sintetik yang lebih mahal tentunya lebih baik lagi.

Keluhan Satria FU No.4: Knalpot Nembak

Knalpot nembak atau “popping” ini juga pernah saya alami di Satria FU standar saya. Keluhan satria FU ini terjadi setiap kali abis ngebut ato bejek gas sampai rpm tinggi, pada waktu nurunin gas tiba tiba knalpot meletup atau nembak. Kadang sih pelan tapi kadang juga kenceng banget suaranya, sampe bikin kaget orang dibelakang kita, hehe. Bikin malu aja, apalagi kalo lagi boncengin cewek..wadohh…tengsin bosss…hehehe

Jangan panik dulu, belum tentu ada petasan didalam knalpot anda :D, Lakukan dulu pemeriksaan pada beberapa hal dibawah ini yang kemungkinan menjadi penyebab penyakit nembak ini :

– Apakah ada kebocoran di sambungan sambungan knalpot di head /pangkal pipa knalpot?
Kebocoran gas buang akibat pemasangan baut knalpot di head yang kurang kencang, posisi braket yg kurang pas, baut slek, atau paking knalpot yang sudah rusak dapat menyebabkan letupan atau ledakan di moncong knalpot. Jadi pastikan area ini tidak ada kebocoran sedikit pun. Ganti paking knalpot untuk memastikan. Murah kok, paling goceng alias lima ribu perak.

– Kalau sudah yakin tidak ada kebocoran knalpot tapi masih nembak, kemungkinan lainnya adalah setingan karburator yang terlalu kering di putaran bawah.

Untuk langkah awal, coba setel ulang “fuel screw” (orang bilang setelan angin) di karbu standar FU. Tambah jumlah putaran ke kiri (counter clockwise / berlawanan arah jarum jam) ¼ – ½ putaran. Jika dengan penyetelan ulang fuel screw tetap masih gejala nembak, silahkan naikan spuyer/pilot jet (pj) standar fu satu step dulu, dari 12,5 ke ukuran 15, kalo perlu sampai 17,5. Bisa pakai pj punya Smash (15) atau Shogun (17,5) atau merk aftermarket seperti Extreme dan ktc, harga sekitar 20-25 rb. Jangan lupa sesuaikan lagi setelan angin (fuel screw) di karbu setelah penggantian pilot jet ini. Untuk panduan dasar setting fuel screw karbu vakum fu nanti saya coba bahas di artikel berikutnya.

– Langkah terakhir untuk keluhan satria fu ini: Jika dua hal diatas sudah dilakukan tapi knalpot masih nembak, adalah dengan menon-aktifkan sistem PAIR (Pulsed-Secondary Air-Injection). Jangan takut performa akan menurun, tambah boros, atau ada kerusakan dimesin akibat PAIR yang dinonaktifkan. Karena sistem PAIR hanya bekerja menyuntikan udara tambahan di ‘lubang buang’, jadi tidak mempengaruhi pembakaran di ruang bakar. Untuk menonkatifkan PAIR ini bisa dilakukan beberapa cara, tapi yang paling simpel dan dan bisa dikerjakan sendiri adalah dengan membalik plat membran PAIR yang ada di atas kop head. Dengan begitu sistem vakum pair tidak dapat bekerja mengalirkan udara dari box filter ke ehaust port. Dengan cara ini katup PAIR dan selangnya bisa tetap rapi terpasang seperti standarnya. Langkah langkah detailnya disable PAIR ini dapat disimak di penjelasan rekan FUers bro Bhotax ssfc#140 disini.

Keluhan Satria FU No.5: Rantai Roda Berisik

Banyak pengguna FU yang mengeluhkan suara rantainya yang berisik terutama saat melewati jalanan jelek. Tek tek tek tek..begitu bunyinya kayak tukang mie tek-tek..hehehe. Keluhan Satria ini biasanya bersumber dari bunyi rantai yang bersinggungan dengan swingarm. Jika memang tegangan/kekencangan rantai sudah disetel ideal tapi masih suka bunyi, bisa diakali dengan menambahkan karet ban di bantalan rantai nya. Bisa juga dengan mengadopsi bantalan rantai milik Jupiter MX atau Satria 2 tak. Murah meriah, harganya hanya sekitar 20rb.

Keluhan Satria FU no.6 : Gampang Mogok Karena Hujan/Air

Saat harus berkendara menerobos hujan yang cukup deras, banyak pengguna satria FU yang mengeluh motornya batuk-batuk terus mati. Saat mogok, busi sudah dibuka, dikeringkan, namun setelah dipasang masih juga susah hidup, kalo pun hidup, tak lama kemudian mogok lagi. Keluhan satria fu ini biasanya bersumber dari busi basah terus akibat tergenang air. Posisi lubang busi FU yg vertical alias tegak menghadap ke atas membuat got busi gampang tergenang air hujan atau saat dicuci dan akhirnya air masuk kedalam ruang busi.

Dari apa yang saya alami, menurut saya sebetulnya FU tak seringkih itu sama air. Walaupun saat hujan ada air yang masuk ke ruang busi, paling hanya ada sedikit brebet tapi tak sampai mati/mogok gak mau nyala lagi. Karena dari pabrikan sudah disiapkan lubang pembuangan untuk mengalirkan air dari dari dalam ruang busi ke luar mesin. Lubang ini terletak persis disamping pangkal knalpot, sedikit tersembunyi diantara sirip head. Asalkan lubang ini tidak mampet atau tertutup kerak/lumpur/kotoran, air cuma lewat dan busi relatif tetap aman dan motor pun tak sampai mogok.

Sayangnya lubang ini posisinya rawan tertutup kotoran dan lumpur akibat cipratan spakbor depan. Jadi kalau suatu saat FU anda mogok ditengah hujan, bisa jadi saluran buang ini mampet. Coba cek lubang pembuangan ini dengan cara dirojok/ditusuk-tusuk cukup dengan menggunakan sedotan aqua gelas atau patahan lidi atau obeng kecil saja, biasanya kalo sudah lancar, air akan mengucur keluar dari lubang ini.
Sebagai solusi tambahan untuk keluhan satria fu gampang mati keujanan ini juga bisa dengan cara mempersulit air masuk keruang busi. Tambahkan lilitan isolasi /celotape di chop busi supaya lebih rapat mencegah rembesan air masuk ruang busi, paling 5rb perak harga isolasinya.

Keluhan Satria FU No.7. Lampu Utama Redup / Kurang terang

Buat rider FU yang suka berkendara malam hari, sektor penerangan tentulah sangat vital fungsinya. Dalam soal ini, harus diakui memang sorot lampu utama bawaan satria FU terhitung lemah alias redup. Mengganti bohlam lampu dengan halogen abal abal saja tidak menyelesaikan masalah keluhan satria fu ini, malah merusak reflektor. Paling memuaskan tentu dengan mengaplikasi lampu HID atau Projie di satria FU kita, terang bin keren pula coyy :D.
Sayang sekali untuk jenis projector HID ini harganya termasuk menguras kantong. Tak semua pengguna Fu rela merogoh kocek sedalam itu untuk sektor lampu penerangan.

Adakah alternatif lain yang lebih terjangkau ? Ada.
Anda dapat coba melirik jenis lampu LED Luxeon yang harganya lebih terjangkau serta pemasangan yang lebih praktis dibanding HID. Tak perlu ubahan kelistrikan seperti misalnya fullwave, ganti kiprok, dll. Tersedia dalam berbagai pilihan watt, beberapa penjualnya menawarkan paket pemasangan yang cukup terjangkau berkisar 135 – 275rb terima beres.

Nah pemirsa, itulah tadi rangkuman 7 Keluhan Satria FU Terpopuler Sepanjang Masa Versi Satria155.com, yang paling sering bikin galau terutama bagi pengguna baru Satria FU alias newbie seperti yg saya alami sendiri. Adapun beberapa tips solusi yang diutarakan diatas hanyalah sharing dari sesama pengguna FU, yang juga sama-sama awam motor. Jadi mungkin saja tidak manjur atau tidak cocok diterapkan di FU anda. Untuk solusi terbaik mengatasi keluhan satria fu diatas, sebaiknya konsultasi langsung dengan mekanik atau bengkel langganan anda masing-masing.

Punya daftar keluhan satria FU + solusi yang pernah anda alami di FU anda?
Mari berbagi pengalaman di kolom komentar, pasti bermanfaat untuk membantu para newbie yg lagi galau karena ngalamin keluhan satria FU seperti diatas :)

Pucing, Ciyussss?  haha

Salam,
Satria155
Masalah Keluhan Satria FU

270 Responses to “7 Keluhan Satria FU Terpopuler dan Solusinya”
  1. ariezega October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
      • setiadidea October 22, 2012
        • Satria155 October 22, 2012
      • nanang October 22, 2012
        • Satria155 October 22, 2012
          • nanang October 22, 2012
  2. poetra October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  3. uri_SuzukiLover October 22, 2012
  4. agoey October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  5. rizky adlani October 22, 2012
  6. Satria155 October 22, 2012
  7. irza4627 October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  8. rizky adlani October 22, 2012
    • SantaiBro October 22, 2012
      • rizki muchammad October 22, 2012
  9. Satria155 October 22, 2012
  10. Mbah Gie October 22, 2012
  11. enth October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  12. Pamungkas Purbo Setyawan October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  13. Irval Leonhart October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
      • rendy rena October 22, 2012
    • pamie October 22, 2012
  14. Arief Muhammad October 22, 2012
  15. Arief Muhammad October 22, 2012
  16. Arief Muhammad October 22, 2012
  17. Arief Muhammad October 22, 2012
  18. Heendrik Be Gaskins October 22, 2012
  19. Heendrik Be Gaskins October 22, 2012
  20. Heendrik Be Gaskins October 22, 2012
  21. Cie Gunaone Thea October 22, 2012
  22. Cie Gunaone Thea October 22, 2012
  23. Cie Gunaone Thea October 22, 2012
  24. Ekky Nur Rahman October 22, 2012
    • Satria155.com October 22, 2012
  25. Ekky Nur Rahman October 22, 2012
    • Satria155.com October 22, 2012
  26. Ekky Nur Rahman October 22, 2012
  27. Tanx'z Soad October 22, 2012
  28. Tanx'z Soad October 22, 2012
  29. Tanx'z Soad October 22, 2012
  30. Cahyo Widodo October 22, 2012
    • Satria155.com October 22, 2012
    • Randy van Basten October 22, 2012
    • Satria155.com October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  31. Cahyo Widodo October 22, 2012
    • Satria155.com October 22, 2012
    • Randy van Basten October 22, 2012
    • Satria155.com October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  32. Cahyo Michui Hatake October 22, 2012
  33. Satria155.com October 22, 2012
  34. Satria155.com October 22, 2012
  35. Satria155.com October 22, 2012
  36. Satria155.com October 22, 2012
  37. Febry October 22, 2012
  38. Ceng Kamseng Folevell October 22, 2012
  39. Satria155.com October 22, 2012
  40. pras sutuy October 22, 2012
  41. Livdha Clludicmpngpipitzmi October 22, 2012
    • SantaiBro October 22, 2012
  42. Livdha Clludicmpngpipitzmi October 22, 2012
    • Pahla Gumelar October 22, 2012
    • Livdha Clludicmpngpipitzmi October 22, 2012
    • Yovie Elda Yuliana October 22, 2012
  43. Livdha Clludicmpngpipitzmi October 22, 2012
  44. Pahla Gumelar October 22, 2012
  45. Pahla Gumelar October 22, 2012
  46. Livdha Clludicmpngpipitzmi October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
    • SantaiBro October 22, 2012
  47. Livdha Clludicmpngpipitzmi October 22, 2012
  48. Agoes Rastafara October 22, 2012
  49. Agoes Rastafara October 22, 2012
  50. Agus Subranto October 22, 2012
  51. ecsta rafaella agustya October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  52. Ivan Thulank October 22, 2012
  53. Mailinda October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  54. MiVv Chee'chaching AMz October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  55. MiVv Chee'chaching AMz October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  56. MiVv Chee'chaching Cuple October 22, 2012
  57. Arif Rahman Hakim Arh October 22, 2012
  58. Arif Rahman Hakim Arh October 22, 2012
  59. Arif Rahman Hakim Arh October 22, 2012
  60. Dudy AkbAr October 22, 2012
  61. Dudy AkbAr October 22, 2012
  62. Dudy AkbAr October 22, 2012
  63. Dudy AkbAr October 22, 2012
  64. Dudy AkbAr October 22, 2012
  65. Dudy AkbAr October 22, 2012
  66. Erick Street Rock October 22, 2012
    • Pahla Gumelar October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  67. Erick Street Rock October 22, 2012
    • Pahla Gumelar October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  68. Erick Street Rock October 22, 2012
  69. TARO_KALARU October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  70. Pahla Gumelar October 22, 2012
  71. reza October 22, 2012
  72. Rheza Cintanya Jhuly Slalu October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  73. Rheza Cintanya Jhuly Slalu October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  74. Rheza D'jhulianty October 22, 2012
  75. Yhof October 22, 2012
  76. hendry October 22, 2012
  77. Yovie Elda Yuliana October 22, 2012
  78. Yovie Elda Yuliana October 22, 2012
  79. jereng October 22, 2012
  80. Arip Krip-krip October 22, 2012
  81. Arip Krip-krip October 22, 2012
  82. Arip Krip-krip October 22, 2012
  83. Arip Krip-krip October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
    • Arya Herdyana October 22, 2012
  84. Arip Krip-krip October 22, 2012
    • Arya Herdyana October 22, 2012
  85. Arip Krip-krip October 22, 2012
  86. Arip Krip-krip October 22, 2012
  87. Arip Krip-krip October 22, 2012
  88. Arip Krip-krip October 22, 2012
  89. Yohanes Cyetus October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  90. Yohanes Cyetus October 22, 2012
    • Teguh Rahmat October 22, 2012
  91. Yohanes Kurniawan October 22, 2012
  92. Yohanes Cyetus October 22, 2012
  93. Yohanes Cyetus October 22, 2012
    • Glueck October 22, 2012
  94. Yohanes Kurniawan October 22, 2012
  95. bodjjhess October 22, 2012
  96. Taufiq Wahyu October 22, 2012
  97. Taufiq Wahyu October 22, 2012
  98. Taufiq Wahyu October 22, 2012
  99. yohanes October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
      • danang October 22, 2012
  100. Sadewo Teutons Empires October 22, 2012
  101. Sadewo Teutons Empires October 22, 2012
  102. Sadewo Teutons Empires October 22, 2012
  103. Arya Herdyana October 22, 2012
  104. Teguh Rahmat October 22, 2012
  105. Teguh Rahmat October 22, 2012
  106. Teguh Rahmat October 22, 2012
  107. Teguh Rahmat October 22, 2012
  108. Teguh Rahmat October 22, 2012
  109. Teguh Rahmat October 22, 2012
  110. Faisil Chayank October 22, 2012
  111. 787 October 22, 2012
  112. Liano Bungzhu October 22, 2012
  113. Liano Bungzhu October 22, 2012
  114. Liano Bungzhu October 22, 2012
  115. Liano Bungzhu October 22, 2012
  116. Liano Bungzhu October 22, 2012
  117. Liano Bungzhu October 22, 2012
  118. Boy Child Single October 22, 2012
  119. Boy Child Single October 22, 2012
  120. Boy Child Single October 22, 2012
  121. Unable To Connect October 22, 2012
  122. Muhammad Arif October 22, 2012
  123. Muhammad Arif October 22, 2012
  124. Arief Prabowo October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
    • Roxaz RoCker October 22, 2012
  125. Arief Prabowo October 22, 2012
    • Roxaz RoCker October 22, 2012
  126. Arief Prabowo October 22, 2012
  127. Roxaz RoCker October 22, 2012
  128. Ahmad Empires Seadanya October 22, 2012
  129. Ahmad Empires Seadanya October 22, 2012
  130. Budi Iduy October 22, 2012
  131. Budi Iduy October 22, 2012
  132. Budi Iduy October 22, 2012
  133. Andre LF October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  134. Andre LF October 22, 2012
  135. unsz October 22, 2012
  136. Julian October 22, 2012
  137. Glueck October 22, 2012
  138. langga October 22, 2012
  139. Kiki'k Bfc Bebas Hambatan October 22, 2012
  140. Kiki'k Bfc Bebas Hambatan October 22, 2012
    • Dhika Jumpbecker October 22, 2012
  141. Adsan Firdaus October 22, 2012
  142. hari ramadhan October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  143. yonozx October 22, 2012
  144. aie October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
      • aie October 22, 2012
        • Satria155 October 22, 2012
  145. Alvin Ardiansah October 22, 2012
  146. Ekklesia Eka B October 22, 2012
  147. Bkko Exlusive Satraii October 22, 2012
  148. Tri Wibianto October 22, 2012
  149. Tri Wibianto October 22, 2012
  150. Presiden Fauzi Akbar October 22, 2012
  151. Fauzi Akbar Al-Qaddafi October 22, 2012
  152. Presiden Fauzi Akbar October 22, 2012
  153. Fauzi Akbar Al-Qaddafi October 22, 2012
  154. Aly Ayat Se October 22, 2012
  155. Aly Ayat Se October 22, 2012
  156. Agoes Esa Indra October 22, 2012
  157. Agoes Esa Indra October 22, 2012
  158. Okty Sniper October 22, 2012
  159. Abu Oqty Al Hidaytullah October 22, 2012
  160. Aly Ayat Se October 22, 2012
  161. Aly Ayat Se October 22, 2012
  162. Kaena Farm October 22, 2012
  163. Kaena Farm October 22, 2012
  164. ryanaz October 22, 2012
  165. SSFC Pengda Medan October 22, 2012
  166. Eri C'kasep S'kapeung Thea October 22, 2012
  167. Muhammad Luthfi Jr. October 22, 2012
  168. Gwean Bone Alexandria October 22, 2012
  169. William Agustinus October 22, 2012
  170. anwar October 22, 2012
    • Satria155 October 22, 2012
  171. Elsa Septiningsih Vhirgo October 22, 2012
  172. rakak tc October 22, 2012
  173. dhieka October 22, 2012
  174. Ardhysi Rntaodrmalo October 22, 2012
  175. pamie October 22, 2012
  176. bagus October 22, 2012
  177. Wildan October 22, 2012
  178. yadi Tog October 22, 2012
  179. Casta'ceperist October 22, 2012
  180. yohan8 October 22, 2012
  181. peta lutim agunk October 22, 2012
  182. khoirul October 22, 2012
  183. DK (@dedekosasih92) October 22, 2012
  184. Revi October 22, 2012
  185. verdy October 22, 2012
  186. abi October 22, 2012
  187. mas parmo October 22, 2012
  188. andi2105 October 22, 2012
  189. Steven October 22, 2012
  190. awayyy October 22, 2012
  191. lemonk October 22, 2012
  192. d'apriantoe bobotoh October 22, 2012
  193. Asep Prima Nugraha October 22, 2012
  194. mimijamilah October 22, 2012

Komentar Anda?

Google+