Blogger itu CaPer, Cari Perhatian

look hereSemua Blogger itu caper.
Oke, mungkin tidak semua, dalam hal apapun selalu ada tempat untuk pengecualian. Tapi saya berani katakan, 99% BLOGGER termasuk kategori yang saya sebutkan tadi. Suka cari perhatian.

NGAPAIN NGEBLOG?
Jika blogger tidak mencari perhatian, lalu untuk apa repot-repot menulis di blog?
Ngapain ngeblog, kenapa tidak menulis di buku diary saja, menguncinya dengan gembok kecil dan menyimpannya tersembunyi diantara tumpukan isi lemari baju (abg jadul banget ya :D). Atau cukup mengetiknya di ms.word ataupun notepad lalu mensave-nya di memori komputer pribadi.

Tahukah anda? saat pertama kali membuka akun di wordpress; postingan pertama yang muncul secara otomatis sebagai pembuka dari wordpress judulnya adalah: “Hello World…”

Ya, blog (bukan hanya wordpress) was created because Bloggers want to be heard.
Bloggers ingin ‘dunia’ tahu tentangnya. Tentang semua ide-ide nya, buah pikirannya, renungan hati, curahan jiwa, keluh kesah, harapan, analisis, kritik, informasi, rekomendasi, ceramah, kisah hidup, atau apapun lah itu bentuknya yang tertuang sebagai isi blognya. Entah itu berupa artikel teks, foto, lagu, ataupun video.

BLOGGERS NEED ATTENTION
attention plsMengisi blog dengan tulisan perdana selalu jadi momen yang menyenangkan. Tapi sekedar menulis content brilian saja tidaklah cukup, karena sebuah blog perlu audiens, perlu pembaca.
Tanpa audiens, sebagus apapun isi blog yang dituangkan sepenuh hati itu hanya akan jadi tumpukan arsip tak bermakna. Pesan yang tak tersampaikan.

Sayangnya, audiens tidak datang begitu saja. Blogger perlu ‘mencuri’ perhatian calon pembaca, potential readers, prospek pengunjung-nya. Bloggers need to get their attention first, so the world can follow through and read the whole messages.

Untuk itu, seorang blogger perlu menampilkan sosoknya ‘diluar sana’, meninggalkan jejak dan tanda yang bisa menarik perhatian ‘dunia’ kepadanya. Jejak yang bisa menuntun pengunjung menuju ke beranda blognya.

Beragam cara pun dilakukan blogger untuk mendapatkan perhatian itu. Meninggalkan link / tautan artikel di kolom komentar blog lain. Berkicau di twitter. Update status di Facebook. Diskusi di forum. Ataupun sekedar memberitahu pacar, kawan dan saudara, “Sob, gw baru bikin blog nih..coba baca deh..menurut lu gimana?..”

Jadi, tak salah kan kalau saya bilang blogger itu suka cari perhatian? 🙂

CUMA BLOG MEDIOKER YG PERLU PERHATIAN?
Ahh..yang caper begitu sih blog gak laku kali mas. Yang isi blog nya kurang menarik. Kalo blog papan atas gak pernah tuh nitip-nitip jemuran artikel baru di kolom komentar blog orang lain. Tetep rame aja blognya.

Ya tentu saja popular blog tak perlu lagi begitu. Lihat saja berapa jumlah subscriber emailnya, RSS Feed, Bookmarks, Google Readers, Followers twitter, ataupun fan page facebooknya. Ribuan. It means they already have attention, A lot of attention. Tak perlu lagi repot-repot nitip jemuran dimana mana, karena setiap update akan tersirkulasi dengan sendirinya. Word of Mouth, Viral Marketing. Cukup dengan menjaga kualitas dan posting rutin, maka dipastikan ribuan followernya akan kembali berbondong bondong, menyerap setiap tulisan baru yang dirilis blog-blog inspirator ini.

Tapi tahukah anda? Bahwa pada awalnya semua blogger kondang ini juga memulai dari titik yang sama seperti blog-blog yang lain. Sebut saja Wak Haji TMC, Mas IWB, Pak RT Rider Tua, atau Gus Triatmono. Semua blog memulai dari tanpa pembaca sama sekali. 0 Atensi, 0 Audiens, 0 Pengunjung. Oke, mungkin ada 1 pengunjung tercatat di statistik blog awalnya, yaitu penulisnya sendiri, hehe. Atensi publik sebesar yang mereka capai sekarang adalah buah dari proses kerja keras yang panjang. Konsisten memproduksi artikel secara marathon tanpa kenal lelah, mempromosikan artikel baru setiap ada kesempatan, membalas setiap komentar satu persatu, menyerap polling dan masukan pengunjung blog, dll. Everything they did, successfully get attention.

So, buat anda pembaca yang juga Blogger, jangan sewot dulu ya dengan judul CAPER ini, ^_^v. Dikalimat pembuka, saya berani katakan 99% bloggers itu caper, dan memang harus caper. Kini dengan senang hati saya juga katakan, saya pun termasuk diantara 99% blogger caper itu. hehe.

  • Punya pendapat sama atau beda? Mari bertukar atensi di kolom komentar 🙂
  • Suka dengan artikel ini ? Jangan segan vote Like dan Share dengan kawan yang lain
  • Ingin menyimak terus tulisan saya? Daftar di email subscriber, atau Join Fan Page Facebook satria155.com di kolom sidebar samping

Terimakasih atas semua ‘perhatian’ nya ^_^
Satria155
6 Bulan perjalanan Satria155.com

34 Responses to “Blogger itu CaPer, Cari Perhatian”
  1. Imam Maskur March 31, 2013
  2. Imam Maskur March 31, 2013
  3. Imam Maskur March 31, 2013
  4. Imam Maskur March 31, 2013
    • Satria155 March 31, 2013
  5. Imam Maskur March 31, 2013
  6. Imam Maskur March 31, 2013
  7. nawirotom March 31, 2013
    • Satria155 March 31, 2013
  8. Dhany Cahyos March 31, 2013
    • Candra Saputro March 31, 2013
    • Satria155 March 31, 2013
    • Dhany Cahyos March 31, 2013
  9. Dhany Cahyos March 31, 2013
    • Candra Saputro March 31, 2013
    • Dhany Cahyos March 31, 2013
  10. Dhany Cahyos March 31, 2013
  11. Candra Saputro March 31, 2013
  12. dhanicsetio March 31, 2013
  13. ipanase March 31, 2013
    • Satria155 March 31, 2013
  14. Dhany Cahyos March 31, 2013
  15. ichy46 March 31, 2013
    • Satria155 March 31, 2013
      • ichy46 March 31, 2013
        • Satria155 March 31, 2013
  16. arriqza March 31, 2013
  17. the honjo March 31, 2013
    • Satria155 March 31, 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Google+