Upgrade Performa Satria FU| Karburator dulu atau CDI dulu?

3 PILAR PENDONGKRAK PERFORMA SATRIA FU STANDAR)
Karbu atau CDI duluan
Apa mau dikata, walau pilihan tinggal 2 opsi saja, saya kok tetap bingung menentukan pilihan, apakah membeli CDI dulu baru kemudian nanti kalo sudah ada duit lagi beli karburator, atau sebaliknya; beli karbu dulu baru nanti mikirin CDI.
Saya juga menyimak ternyata bukan hanya saya saja yang dibikin bimbang sama dua pilihan ini. Cukup banyak teman-teman FUers lain yang juga harus memilih diantara dua part ini karena alasan keterbatasan dana. Pertanyaan yang sering ditemui misalnya seperti ini:

Kalo budgetnya cuma ada kisaran kisaran 500rb saja, tapi ingin memperoleh peningkatan performa FU yang lebih memuaskan dari kondisi standar pabrik :
1. Mana yang lebih baik diupgrade duluan, beli PE-28 atau CDI Unlimiter dulu?
2. Alasannya kenapa?

Dari berbagai reply di forum, ternyata memang beragam responnya, ada yg vote untuk karbu dulu, banyak jg yg vote untuk cdi dulu.

Sedangkan kalau dari review saya sendiri, kesimpulan yang saya ambil adalah sebagai berikut:
1. Berdasarkan pengalaman pribadi maupun teman2 yang saya kenal langsung, terutama di klub satria yang saya ikuti (ssfc), penggantian karbu PE28 thok terasa mampu mendongkrak performa FU standar secara lebih signifikan dibandingkan hanya CDI unlimiter.
2. Tapi Kenapa …?

Dari logika pemahaman saya yang dangkal; sepertinya ini terkait dgn apa yg para tuner bilang sebagai ‘efisiensi volumetrik’. Seberapa besar pasokan mixture (bensin+udara) yang bisa dilesakkan ke ruang bakar. Karena mixture inilah modal utama pembakaran yang akan menentukan tenaga motor.

Venturi karbu yg lebih besar (28>26) => mampu mensuplai pasokan bbm ke ruang bakar lebih banyak => potensi ledakan di ruang bakar jadi lebih besar=> ledakan lebih besar akan mendorong kruk as untuk berputar lebih kuat dan lebih cepat=> power dan torsi pun meningkat=> motor pun menjadi lebih bertenaga merespon pelintiran grip gas.
Ya, setidaknya alur sederhana itulah mungkin keuntungan yang diperoleh dari penggantian karbu standar Fu ke karburator keihin PE28. Silahkan pemirsa baca dulu artikel tentang Teori Cara Kerja Karburator supaya lebih jelasnya.

Terus bagaimana dengan cdi unlimiter?
Menurut hemat saya, limiter cdi standar FU sudah di set cukup tinggi kok dari pabrikan suzuki nya (kalo tidak salah +- 11.500rpm). Itung itungan dagang, bisa dibilang FU dgn karbu standar + CDI Racing hanya menyisakan sekitar 3000rpm saja ( dari 11rb s.d 14rb) untuk menarik manfaat maksimal dari pembelian cdi racing/unlimit tersebut. Sementara FU cdi standar + PE28 mampu memberikan manfaat keunggulan di rentang rpm yang lebih lebar (dari Nol rpm sampai – 11rb rpm udah kerja tuh karburator). Prinsip ‘tak mau rugi’ di kepala saya saat itu mengatakan, “Kalo duit yang dikeluarkan kurang lebih sama, bukankah pembelian karbu ini lebih menguntungkan saya?”

Patut pula dipertimbangkan:
1. Daya Maksimum FU standar berada di kisaran 9500rpm. Torsi Maksimum di kisaran 8500rpm. Silahkan baca brosur atau panduan spek FU kalo tidak percaya. Jadi, kalo rentang optimalnya ada di bawah 10rb RPM, maka menarik manfaat CDI unlimiter dgn memainkan shifting/pindah gigi FU di rpm >11rb bisa jadi malah kurang efektif. Karena dengan cdi standar pun, pergantian gigi di rentang rpm 9500 pun sudah ideal dan aman.

2. CDI unlimit/racing baru terasa bermanfaat ketika transmisi sudah tdk bisa lagi dimainkan (misalnya udah nyampe gigi 6 tp trek masih tersisa panjang), cdi standar kan gak bisa dipanteng terus karena mentok limit. Nahh disinilah cdi resing sangat terasa manfaatnya, karena bisa terus panteng grip gas sampe mentok 13rb rpm sekalipun. Tapi itupun biasanya angka kecepatan udah berat naik lagi karena kemampuan kitiran mesin standar bisa dibilang sudah mencapai batasnya.

Hanya saja pada prakteknya, memangnya seberapa sering sih kita bisa nemuin trek kosong panjang yang memungkinkan kita anteng menggeber FU sampai 13rb rpm ?? bahkan di trek luar kota sekalipun rasanya sulit. Ada angkot brenti lah, orang nyebrang lah, kucing lewat lah, lobang lah..macem macem gangguan yang tidak memungkinkan kita geber rpm fu setinggi itu.

Ada juga yang bilang begini: FU + PE28 cuman unggul di putaran bawah doang (trek pendek), tapi pasti kalah di putaran atas/trek panjang oleh FU yang udah ganti CDI racing karbu standar.
Hmmm..masa sih. Hasil test iseng-iseng yang dulu sering saya lakuin bareng temen-temen fu; di lintasan lurus sekitar 800 meter, FU + PE28 + CDI standar selalu ngacir duluan tak tersusul dibanding FU + karbu standar + CDI Racing. Buat saya sih 800meter itu udah masuk trek panjang lho. Rentang RPM 10-12rb juga bisa dibilang puteran atas tuh. Berarti gak tepat juga kalo dibilang PE28 pasti kalah sama CDI ditrek panjang /puteran atas. Malah karbu skep terasa makin maknyos jenggutannya di rentang rpm tinggi ini. Ya entahlah kalo treknya berkilo kilo meter…siapa juga yang mau cari resiko geber motor RPM >11rb selama 2km tanpa turun gas..hehe.

Atas dasar pengalaman itulah, saya akhirnya mengambil kesimpulan pribadi bahwa; bicara upgrade performa, kalau cuma punya duit 600rb an, lebih efektif beli PE28 dulu saja daripada CDI unlimit/racing. Pilihan ini jg yang dulu akhirnya saya ambil saat harus memilih salah satu diantara keduanya.
Dengan pergantian karbu, Power dan torsi lebih terasa meningkat di rentang RPM yang lebih lebar. Kalau soal boros atau irit bensin, menurut saya yg paling menentukan adalah riding style nya, bukan karbunya. Testimoni teman2 di ssfc; konsumsi PE28 dalam pemakaian normal masih termasuk irit. berkisar 1:30 – 1:35 ltr/km. Seboros-borosnya 1:28.

Penggantian karbu juga tdk hanya terasa enaknya di trek lurus saja, tp juga membantu menjaga power dan akselerasi saat harus buka tutup gas / stop and go, atau pun ketika perlu menggantung gas di tikungan, lebih mudah berakselerasi lagi.

Tentu pilihan terbaik adalah keduanya sekaligus, Hampir dua tahun lamanya selama FU saya masih berstatus ‘kredit’ alias belum lunas, spek yang paling awet dan setia nemplok di FU saya ya spek karbu PE28 open filter + CDI racing + knalpot silencer standar pipa pitsbike. Spek kayak gitu jg jadi spek fu standar paling laris dikalangan teman-teman ssfc saat itu. Sering dicoba tes jalan dengan fu yang berknalpot resing/freeflow, kurang lebih seimbang.

So, buat saya urutannya adalah sbb:
Pertama: Karbu Skep (yg paling laris biasanya PE28 & PWK28)
Kedua: CDI unlimited
Terakhir baru knalpot (atau Pipanya saja cukup untuk sementara, jd silencer tetep standar, adem)

Efek peningkatan performanya akan terasa sesuai urutannya, penggantian karbu terasa signifikan, ganti cdi lumayan berasa, ganti pipa mulai terasa biasa2 saja.

Untuk menekan budget; mulailah berburu karbu dan knalpot yang seken tp masih bagus, kecuali untuk cdi; diusahakan beli baru. Mengingat cdi seken sulit diketahui kondisi kelayakannya. Ulasan ebih lengkap soal berbagai merk/pilihan CDI Racing, silahkan baca artikel saya tentang 5 CDI Racing Favorit Satria FU.

Selamat berburu karbu dan cdi… 🙂

Satria155

43 Responses to “Upgrade Performa Satria FU| Karburator dulu atau CDI dulu?”
  1. Umbu Janward September 25, 2012
    • IL MOTOR LUBEG September 25, 2012
  2. Faisal Hawary September 25, 2012
  3. Yovie Elda Yuliana September 25, 2012
  4. Agung Gunardi September 25, 2012
    • Satria155 September 25, 2012
  5. Agung Gunardi September 25, 2012
  6. Edi Tree September 25, 2012
  7. Edi Triyana September 25, 2012
  8. Akhmad Solikhudin September 25, 2012
  9. Akhmad Solikhudin September 25, 2012
  10. Sasongko Bhayu September 25, 2012
  11. Sasongko Bhayu September 25, 2012
  12. yonozx September 25, 2012
  13. barcelona2 September 25, 2012
    • Satria155 September 25, 2012
  14. Oemar-BGS September 25, 2012
    • Satria155 September 25, 2012
  15. Indra Fajar September 25, 2012
  16. Indra Fajar September 25, 2012
  17. nando September 25, 2012
  18. nando September 25, 2012
  19. dika September 25, 2012
    • Satria155 September 25, 2012
      • dika September 25, 2012
      • fahmi September 25, 2012
  20. Dwiki Rizal Firmansyah September 25, 2012
  21. edo September 25, 2012
    • Satria155 September 25, 2012
  22. Dimas Suryo September 25, 2012
  23. Dimas Suryo September 25, 2012
  24. IL MOTOR LUBEG September 25, 2012
    • Radi September 25, 2012
  25. IL MOTOR LUBEG September 25, 2012
  26. rois September 25, 2012
  27. Laros Laskar Banyuwangi September 25, 2012
  28. nk September 25, 2012
  29. Anto September 25, 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Google+