Satria FU vs Ninja 250 Jilid 2| Odong-Odong Punya Cerita

Share Artikel Ini


Pemirsa, dari sekian banyak profil Suzuki Satria FU yang pernah saya tampilkan di satria155.com, ada satu artikel yang selalu bertahan terus bertengger dijajaran 10 artikel terlaris setiap bulannya. Artikel itu adalah profil si blackpearl. Suzuki Satria FU 165cc yang hanya dengan mengandalkan stroke up 3mm disektor mesinnya, tapi sanggup berjibaku seimbang dengan Ninja 250 standar tune up di trek 402meter. Saya tak tahu persis alasannya, tapi sepertinya karena ada nama Ninja250 disebut-sebut disitu makanya jadi laris, hihihi. Maklum, orang kita kan paling demen nelen berita versus versus-an :D. Ini lawan itulah, itu lawan inilah, termasuk satria fu vs ninja 250. Dan gak cuman FU lho yaa, artikel versus-versusan speed antar varian motor lain pun hampir selalu jadi hot topic dan laris manis.

FU NYAMAIN NINJA 250? MIMPI KALI YEEE….
Dikalangan fu-ers, bisa mengimbangi ninja250 bisa dibilang bagaikan mimpi ketiban duren, #sakit donggg yakk.. haha. Saya sebut begitu karena memang terlalu jauh membandingkan performa fu dengan ninja250. Beda kelas bosss. Walau FUnya sudah ganti knalpot racing, ganti CDI racing, ganti karbu skep, tetap saja FU bukan tandingan N250 standar ting ting sekalipun. Jangankan 400 meter, lha adu akselerasi 100 meter saja biasanya udah mengap-mengap fu-nya dibelakang. hehe. Power to weight ratio yang sering digadang gadang menguntungkan FU toh ternyata tak berguna juga. Enteng sih enteng, lha kalo tenaganya kalah jauh bisa apa? Bobot ringan tanpa power memadai ya sama aja boong.

Nah, mungkin karena itulah terpublishnya kisah si blackpearl menginspirasi banyak FU rider lainnya. Karena tadinya dibayangkan perlu modif extreme disektor mesin FU untuk bisa setidaknya mendekati performa Ninin 250. Misalnya jadi sama 250cc gituu, kayak speknya si buta FU 250cc. Eh ternyata cukup spek 3 pilar + stroke up saja seperti yang ditunjukan blackpearl. Semakin memikat karena dibuktikan dengan video saat ditest bareng Ninja250 standar tune up. Jadi Heboh dehhh :p

Thanx to blackpearl, mempertahankan piston tetap standar tapi menaikan langkah piston alias stroke up akhirnya sekarang jadi alternatif yang cukup populer dikalangan FUers. Walaupun begitu, toh masih ada saja fu rider yang belum terpuaskan. Kalau stroke up nya ditambah ganti piston juga jadi gimana ya??
Hadeuhhh….dasar sifat manusia memang selalu pengen lebih ya pemirsa. Dikasih hati minta jantung. Dapet sejengkal pengen sesiku. Dikasih paha minta dada. haha 😀

Tapi baiklah, untuk anda FU rider yang belum pernah mencicipi stroke up + bore up sekaligus, dan penasaran ingin tahu seperti apa efek kenaikan performanya, saya pilihkan satu contoh Satria FU yang kebetulan mirip dengan blackpearl, Stroke up 3mm tapi plus penggantian piston lebih besar dari standarnya (bore up).

ODONK-ODONK PUNYA CERITA
Satria FU ini kepunyaan salah satu kawan di ssfc juga. Panggilannya FU odonk odonk, yang punya namanya bro Guntur. Saya mengenal si odonk-odonk pertamanya karena dikenalin sama bro Joko, empunya FU Lone Rider. Lupa bagaimana awalnya, yg jelas suatu malam kami berkesempatan ngobrol-ngobrol bertiga disebuah sebuah warung kopi didaerah kp.makassar, halim. Mereka berdua pun bercerita bahwa mereka sering test bareng FU masing-masing. Dua duanya standar 3 pilar saja. Walau odonk odonk memang selalu kalah dari si lone rider, tapi catatan topspeed standarnya cukup fantastis; 156kpj di trek 1km. Berhubung empu si odonk ini termasuk speedlovers, doi ngebet ingin upgrade si odonk odonk. Dan malam itu pun kami bertiga asyik mendiskusikan rencana bore up dan stroke up untuk fu kesayangan kawan baru saya ini.

Termakan racun obrolan warkop malam itu ^_^v, selang beberapa minggu kemudian si odonk-odonk pun dengan bulat hati melepas status keperawanannya. Masuk kamar operasi di Jabrik Motor yang dipercaya guntur untuk merenovasi jantung mesin si odonk odonk. Basis ubahan sebenarnya mirip dengan Blackpearl, mengandalkan stroke up 3mm dengan menggunakan pen stroker merk LHK. Hanya ditambah mengganti piston standar dengan piston kawasaki Boss berdiameter 66mm (lebih besar 4mm dari standar FU). Dengan dua jurus ini, total kapasitas mesin si odonk pun terkatrol jadi 187cc. Naik 40cc dari aslinya yang hanya 147cc. Sementara Noken as, klep, dan gear rasio tetap dibiarkan standar apa adanya.

Beginilah penampakan si odonk-odonk saat baru keluar meja operasi saat itu. Sempat pula ikut nimbrung bareng kawan kawan lain mencicipi nikmatnya latihan bareng di sentul gede, mereng mereng sekaligus kebut lurusan.

Pic 1. Satria FU Odong Odong, Body standar (Stroke Up 3mm + Piston 66)
Satria FU187cc Odonk Odonk

Sepulang dari latihan bareng sentul, empu si odong-odong malah semakin bersemangat mendandani fu-nya. Bosan dengan penampilan standarnya, tampang si odonk odonk pun turut dirombak total. Dasarnya penggemar lurusan, guntur pun memilih penampilan trondol yang kental dengan aura drag style. Nekad, padahal saat itu odong odong masih dipake harian lho buat ajag ijig kesana kemari.

Pic.2. Odonk Odonk dengan tampilan barunya
FU Odonk New Look

HASILNYA??
Kembali ke pertanyaan di awal artikel; Jika FU stroke Up sanggup memberikan performa menjanjikan, gimana kalo ditambah bore up juga?
Well well well, 🙂 daripada saya panjang lebar bercerita, mungkin video dibawah ini lebih bisa menjawab penasaran pemirsa:

Video 1. FU Odonk – Odonk vs Vixion

Video 2. FU Odonk Odonk vs Ninja 250

Dua video diatas direkam oleh bro Joko di sesi latihan drag 402 meter. Waktu itu odonk ikut latihan bareng disentul untuk kedua kalinya. Diantara banyak motor 4 tak yang ikut sesi lurusan waktu itu, FU stroke up + bore up ini selalu sukses ngacir duluan memimpin dari awal sampai akhir.

Spek FU Odonk Odonk saat itu :
# Satria FU CKD 2008, 187cc
# Bore 66mm (Piston Kawasaki Boss/Eliminator os100) >>standar fu 62mm
# Stroke 54,8 (Pen Stroke LHK 3mm) >>standar fu 48,8mm
# CDI LEK
# Karburator PE28 reamer 31
# Knalpot CMS
# Klep Standard
# Noken As Standard
# Gear Box/Rasio Standard
# Final Gear/Sproket 15-41 (standarnya FU 14-43)
# Ban depan Comet M1, belakang Mizzle Power Tread
# Tuned by Jabrik Motor, padepokan fu samping tol Cijago depok.

DOES TOP SPEED REALLY MATTER?
Disini saya ingin mengutip salah satu respon pembaca yang meninggalkan komentar di artikelnya blackpearl vs N250:

“400m sih masih percaya aja…tapi kalo judulnya lebih kenceng dari 250!!impossible…
kalo diatas 400m…good bye FU..”

Hmmm…mungkin iya sih, tapi bisa juga enggak. Lha saya memang belum pernah liat fu adu ‘turing’ berkilo kilo sama N250, hehe.
Kalau pembaca ada yang pernah eksperimen di trek lebih panjang sih, boleh tuh kirimkan videonya ke saya. Pasti akan menarik unruk dishare dengan pemirsa semua. Tapi kalau hanya sekedar mengira-ngira saja, video dibawah ini mungkin juga bisa jadi gambaran kecepatan yang bisa diraih FU spek segitu di trek yang lebih panjang.

Video 3. Odonk odonk test speed di lintasan 800meter

Kecepatan yang terekam di video itu diambil dijarak 600 meteran, masih sekitar 200 meter lagi sebelum tutup gas. Kira-kira sanggup gak ya meladeni top speed N250 tune up di jarak segitu? Au ah gelap, anda kira-kira sendiri aja dehhhh..hahaha.

Anyway, menyinggung soal topspeed motor bebek yang biasanya dinilai jauh dibawah motor sport; ternyata motor-motor balapan liar pun suka menjadikan pencapaian top speed sebagai salah satu tolok ukur waktu nyetting motor lho. Konon katanya, bebek 4 tak yang level bebasannya kalau diliaran rata rata sekitar 210-215km /jam kecepatan puncaknya di trek 800 meter. Wowww…sadisss. Alat ukur yang banyak digunakan adalah pencatat kecepatan bermerk Cat Eye, katanya sih biasanya spido cat eye ini diaplikasi di sepeda gunung. Cukup mengherankan saya, karena tadinya saya mengira kalau bwt motor2 liaran begitu yg penting bisa finish secepat mungkin, soal top speed itu gak perlu jadi ukuran. Eh ternyata diperhatiin juga 😀

BORE UP & STROKE UP DI SATRIA FU
Extreme kah FU dengan spek seperti odong odong ini? Nope. Sama sekali enggak.
Dua tiga tahun lalu mungkin iya. Tapi sekarang? spek macam begini sudah biasa dipake fu-fu harian yang tiap hari seliweran di jalanan ibukota.

Dalam soal modifikasi mesin, satria FU memang diuntungkan karena basis mesinnya yang sudah tergolong gambot dibanding bebek lain; udah 150cc, DOHC pula. Jika bebek lain naik cc ke 200 saja sudah terhitung ekxtrem, di FU sih itungannya baru naik 50cc :). Masih cingcay dipake harian atau macet-macetan.

Melimpahnya kit/sparepart boreup dan stroke up buat satria FU juga membuat biaya upgrade lebih terjangkau. Lha pen stroke 3mm buat FU hanya sekitar 250rb saja harganya. Piston CBR150 atau kawak boss juga hanya sekitar 300rban. Bikin liner baru cukup 180rb. Lainnya paling paking-paking, oli, jasa bongkar pasang dan setting sana sini. Jadi tak heran jika kemudian banyak FU rider tergiur mengaplikasikan jurus ini untuk FU hariannya, walau sebetulnya banyak juga sektor lain yang bisa dioptimalkan tanpa bore up atau stroke up.

DISCLAIMER
Sekarang tinggal saya kembalikan ke pemirsa, para fellow rider Satria FU yang budiman. Semakin besar tenaga tunggangan kita, semakin perlu kita belajar mengendalikan diri. Walau sepengamatan saya, rider FU yang pecicilan seruntulan di jalanan umum biasanya motornya standar, seringnya cuman modal knalpot berisik doang. Bawaannya terlihat panasan, serba pengen jajal. Liat motor A dikejar, liat motor B diuber. Nah kalo yang bawa fu bore up, anehnya justru seringnya kalem-kalem lhoo dijalanan. Kenapa? pertama mungkin karena sayang motor. Kalo dibejek-bejek terus jebol gimana, ntar amsyong dongg, hehe. Kedua? mereka biasanya sudah bisa ngukur diri dan tau betul kemampuan tunggangannya. Jadi ngapain buang-buang bensin cuman buat nguber nguber motor yg udah ketaker? udah ketahuan hasilnya kok 🙂

So, be wise my friends. In great power, lies greater responsibilities.
Be a calm rider and respect each others.

My Regards,
Satria155

Last Pic.
Guntur dan FU kesayangannya si odonk odonk :p
Bro Guntur dan Odonk-Odonk



Share Artikel Ini
41 Responses to “Satria FU vs Ninja 250 Jilid 2| Odong-Odong Punya Cerita”
  1. Agostinic Babad Onefivty April 10, 2013
  2. Agostinic Babad Onefivty April 10, 2013
  3. Agostinic Babad Onefivty April 10, 2013
  4. Yovie Elda Yuliana April 10, 2013
  5. Yovie Elda Yuliana April 10, 2013
  6. Yovie Elda Yuliana April 10, 2013
  7. cuplis April 10, 2013
  8. Arffandani Ahmad April 10, 2013
  9. Arffandani Ahmad April 10, 2013
  10. Arffandani Ahmad April 10, 2013
  11. Nightwing April 10, 2013
  12. Evi Punya Ratna Antika April 10, 2013
    • Jack Ssvc April 10, 2013
  13. Evi Punya Ratna Antika April 10, 2013
  14. Evi Punya Ratna Antika April 10, 2013
  15. Boby Rahman April 10, 2013
  16. Boby Rahman April 10, 2013
  17. Böbbý Rähmâň Åţøm April 10, 2013
  18. Jeffry Situraja April 10, 2013
  19. Jeffry Situraja April 10, 2013
  20. eri pratama April 10, 2013
  21. rerez April 10, 2013
    • Piston76 April 10, 2013
  22. vandiano April 10, 2013
  23. aland April 10, 2013
  24. yonozx April 10, 2013
  25. Hardian Relo April 10, 2013
  26. Hardian Relo April 10, 2013
  27. ??????????????? April 10, 2013
  28. Deden Yudi Setiawan April 10, 2013
  29. Deden Yudi Setiawan April 10, 2013
  30. Yusri Muharram April 10, 2013
  31. Yusri Muharram April 10, 2013
  32. rehan April 10, 2013
  33. Ridwan April 10, 2013
  34. ardi April 10, 2013
  35. latif April 10, 2013
  36. Her'yana April 10, 2013
  37. Bimo Dwi Prasetyo April 10, 2013
  38. joni suryadi April 10, 2013

Leave a Reply

Specify Facebook App ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Facebook Login to work

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Google+