Satria FU Lophe Lophe | CC Mini Lari Maxi !!

Share Artikel Ini


Saya ini bukanlah seorang praktisi balap, pengamat juga bukan. Entah itu balapan road race seperti Indoprix dan Motoprix ataupun balap lurusan alias Drag Bike. Saya pun seringkali melewatkan begitu saja halaman belakang tabloid otomotif atau M+ yang biasanya memuat berita-berita balap. Bukan malas membaca, tapi karena memang jarang saja beli tabloidnya,,hahaha.

Walau begitu, sebagai seorang FU rider, tentu saja saya antusias bila sewaktu-waktu menemukan cuilan informasi seputar sepak terjang si bebek tengil fu diajang balap, khususnya di ajang karapan motor alias Drag Bike. Bukan berarti mengesampingkan road race atau balap mereng-mereng ya, tapi memang kenyataanya di indonesia drag lah yang lebih populer dan memasyarakat dibandingkan road race.

SATRIA FU FAVORIT DRAGBIKE

Boleh setuju boleh tidak, tapi di ajang adu kebut trek lurus ini sepertinya memang fu menjadi pilihan favorit para dragster indonesia, baik itu ajang drag resmi maupun liaran. Tengok saja event-event dragbike yang sering digelar diberbagai kota tanah air atau di jalan jalan protokol sentra balap liar, motor yang paling banyak terlihat dibarisan peserta biasanya adalah satria fu.

Banyak bengkel dan tuner yang mengakui bahwa fu lebih disukai untuk diturunkan di ajang drag karena beberapa kelebihannya; mudah dikorek alias dibikin kenceng dengan modal biaya yang relatif murah. Basic mesin fu sudah mumpuni dengan cc bawaan yang cukup besar, juga sudah DOHC 4 valve, bobot ringan, ketersediaan sparepart racing yang berlimpah, dan harga mesinnya yang bisa diperoleh dengan harga ‘terjangkau’ (untuk ukuran mesin 150cc DOHC 4 valve).

BENGKEL SPESIALIS SATRIA FU DRAG


Di kancah drag bike tanah air, banyak sekali bengkel atau tuner yang dikenal piawai menelurkan fu-fu cadas dilintasan lurus. Sebut saja diantaranya misalnya JBX Speed, K-Ijo, AMT, Abakura, dan masih banyak lagi. Nama-nama tim ini sering terlihat bertengger di daftar podium terhormat event – event drag bike.

Nahh..bicara soal bengkel-bengkel spesialis fu drag ini, secara kebetulan beberapa waktu lalu saya berkenalan dengan seorang pemirsa blog, -yang tak dinyana- ternyata berasal dari salah satu bengkel yang saya sebut diatas. Sebut saja namanya Mas Mulyono, ia ternyata cukup sering juga berkunjung ke blog amatiran ini, hehe. Berawal dari tukar komentar di blog, kami pun berkenalan dan lanjut mengobrol lewat bbm.

Anugerah Manuk TelerObrol punya obrol, barulah saya tau bahwa ternyata mas yono ini termasuk tim mekanik di bengkel Anugerah Manuk Teler. Bengkel spesialis satria fu yang bermarkas di boyolali, solo Jawa Tengah ini juga sering disebut dengan nama AMT Lophe Lophe. Digawangi oleh mas Santoso (ceblenk) selaku tuner utama, nama AMT lophe lophe kerapkali muncul menyabet podium terhormat diberbagai gelaran drag bike dengan spesialisasinya kelas 150cc dan 155cc Tune Up.

Best time satria FU pacuan AMT dikelas ini adalah 7,6 detik. Saya cuman bisa berdecak kagum kalau melihat catatan waktu ini, karena jelas ini bukan FU main main. Bahkan FU harian cadas sekelas den bagus pun best time nya masih 7,9, itu dengan cc 200. Tak terbayang kan betapa sulitnya mengorek pacuan yang hanya 155cc namun bisa tembus kepala 7. Wadaw…. 😀

Sembari mengobrol, insting reporter saya pun (halah :D) tak mau menyia-nyiakan kesempatan, tanya ini tanya itu mengorek info-info seputar fu dari mas yono, hehe. Yaa sebagai penggemar FU tentu wajar saja bila saya ingin tau seperti apa sih seluk beluk satria fu yang bisa tampil ganas di lintasan drag.

Satria FU AMT 147ccMas yono pun bercerita tentang salah satu FU korekan AMT milik keponakannya sendiri, namanya Didan Prakoso yang masih duduk dibangku SMP kelas 2 di Bontang. Hebatnya, dik didan ini juga sekaligus diberikan kepercayaan sebagai Joki pacuannya sendiri.

Di gelaran event Kejurda Speed Day Tenggarong Kukar november lalu, satria FU pacuan didan tampil mengejutkan saat diturunkan di 3 kelas sekalgus, 155cc tu, 200c bebek Tune UP, bahkan juga turun dikelas FFA 250cc 4 tak dengan hasil merebut podium 2. Wow, mantap kan pemirsa..siapa tau suatu saat nanti joki junior ini bisa jadi joki top nasional sekelas eko chodox, dwi batank, hendra kecil dll. Aminnnn dahhhh.. 🙂

KAPASITAS MESIN HANYA 147CC

ScruteningSaat itu, banyak orang yang tidak percaya kalo satria fu ini benar-benar ber-cc 150. Namun setelah dilakukan scrutening, diperiksa ulang ternyata memang benar masih cc standar. Stroke atau langkah masih bawaan pabrik (48,8 mm), piston juga masih murni 62mm, jadi jika dihitung ya cuman 147cc kapasitas mesinnya. Ck ck ck ….kok bisa ya hanya dengan cc 147 tapi bisa tampil lebih cepat dari banyak pesaingnya yang bermodal kapasitas mesin lebih gambot.

Hmmm…disini lah kelihaian tuner AMT dalam meracik tunggangan menunjukan keampuhan racikannya. Karena bicara tenaga mesin, memang bukan hanya melulu soal kapasitas silinder atau cc. Di beberapa kelas dragbike, walau cc dibatasi, tapi sektor pendukung lain diperbolehkan untuk diobok-obok. Seperti di satria FU milik Didan ini, walau cc hanya 147, tapi ternyata banyak juga rubahan yang telah di lakukan disektor yang lain. Istilah kerennya, efisiensi disektor volumetrik dan efisiensi mekanis. halah..kayak ngerti aja saya bro…padahal cuman tau namanya doang,,,hahaha.

APA RAHASIANYA?

Berikut ini beberapa bocoran yang dibuka mas yono tentang spek satria fu didan yang digarap AMT:

  • Menurut penuturan mas Yono, satria fu nya didan ini walau Piston a.k.a seher tetap 62mm sesuai ukuran pabrik, namun profil piston telah dibuat dome alias jenong untuk mendukung kompresi tinggi yang diset diangka 14 : 1. Jangan tanya minumnya apa, dengan kompresi yg naik naik kepuncak gunung seperti ini jelas butuh bensol sebagai bahan bakarnya. Pertamax plus udah gak nyanggup mas broo…
  • Klep masih mengusung ukuran standart, tapi diberikan sentuhan modifikasi di batang klep dan profil payungnya. Otak penyuplai bahan bakar dipercayakan pada karburator Keihin PJ34. Supaya flow bahan bakar dari karbu gambot ini lebih mulus memasuki ruang bakar, portingan juga di bikin meliuk liuk kayak terompet. Pintu masuk ruang bakar dibuka lebar dengan lift noken as yang hampir 10 mm dan durasi sekitar 280 derajat. Wow..tinggi sekalee ya angkatan klepnya…race only.
  • Syarat mutlak untuk lift kem setinggi ini tentu adalah perklep yang mumpuni. Per standar jelas gak sanggup melayani naik turun klep sampai 10mm. Untuk itu dipilih per klep jepang untuk menjaga agar klep tidak floating. Bearing bearing kruk as juga sudah diganti dengan tipe bearing highspeed yang mampu membuat kruk as berkitir sampai 20rb rpm.
  • Di sektor pengapian, diaplikasikan model total loss, jadi daya hanya mengandalkan sumber accu / aki saja. Di dukung CDI BRT Super imax yang bisa diprogram untuk melayani kitiran mesin yang di patok limiternya di 14rb rpm. Magnet disekat supaya tidak terendam oli alias memakai sistem magnet kering. Magnet nya pun dibubut lagi untuk mengurangi bobotnya supaya lebih enteng.
  • Sedangkan di sektor gearbox, ratio sengaja masih di bikin berat perbandingannya. Pertimbangannya karena Joki nya kan masih anak-anak, dengan perbandingan rasio berat bisa lebih mudah dikendalikan oleh dik Didan.
  • Knalpot walau memakai merk pabrikan tapi sudah di korek di modifikasi di sesuaikan dengan karakter mesin, yang tak kalah penting adalah settingan celah klep dan dial noken as yg tepat membuat satria fu 150 cc korekan workshop anugrah lophe lophe ini mampu tampil trengginas bahkan mampu mengalahkan motor dengan kapasitas yang lebih besar diarena dragbike.


Hmmm…mungkin benar kata pepatah. Bigger is not always better. Tak selamanya yang lebih besar itu lebih baik. Buktinya ya fu-fu bercc mini namun lari maksi ini. hehehe. Di pulau jawa, dengan kubikasi 155 cc satria fu dengan tune up full spek bisa melaju 7.6 detik di 201 meter. Konon katanya untuk liaran jarak 400 atau 800 meter, speednya sanggup mencapai 200 kpj lebih. Ck ck ck ..uedan tenannn.

Dilain kesempatan, saya coba korek korek lagi ahhh info lebih detail tentang jeroan FU 155cc yang langganan juara ini. Untuk yang mau kontak AMT bisa langsung hubungi mekanik utamanya, mas Ceblenk di nomer 087836509072.

Next week…ada satu lagi profil fu yang menarik dan sebuah artikel tentang piihan knalpot favorit satria fu.

Don’t go anywhere..stay tune at www.satria155.com

Salam,
Satria155

Last Pic. Mas Yono dan Didan.
amt7



Share Artikel Ini
17 Responses to “Satria FU Lophe Lophe | CC Mini Lari Maxi !!”
  1. taufan January 8, 2014
    • yonozx lophe January 8, 2014
  2. yonozx lophe January 8, 2014
    • chiesby January 8, 2014
  3. yonozx lophe January 8, 2014
    • Ramancung January 8, 2014
  4. taufan January 8, 2014
    • yonozx lophe January 8, 2014
  5. yonozx lophe January 8, 2014
  6. Rofik Whonge Protein January 8, 2014
  7. yonozx lophe January 8, 2014
  8. hasyoeng den's jaya January 8, 2014
    • Satria155 January 8, 2014
  9. Rhoy FunkerZz Ajhaa January 8, 2014
  10. Ðidik Wiyono Dikromo January 8, 2014
  11. Areyaa Poetraa January 8, 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Google+