Rekor Baru Satria FU Drag 155cc 7,5 Detik | Semakin tajam !!

Share Artikel Ini


Awal maret 2014 kemarin di gelaran drag bike Semarang, catatan waktu satria FU kelas 155cc di lintasan drag 201m kembali pecah telor. Nama teamnya yang tertera adalah HBD Racertees 201, namun ‘biang keroknya’ dibalik sosok FU 155cc ini ternyata masih garapan mas Santoso ceblenk juga dari bengkel Anugerah Manuk Teler. Dibawah kendali joki nasional Eko Chodok, FU garapan AMT ini sukses memecahkan angka keramat sekaligus merebut juara 1 di kelas OMR 155 TU dengan catatan waktu 7,529 detik. Lebih tajam dari rekor tahun kemarin yang bertahan di 7,6 detik.
Hasil Drag Bike Semarang Satria FU
IMG_20140329_195050
Istimewakah catatan waktu ini? Ya tentu saja istimewa pemirsa. Pencapaian ‘time’ walau hanya sepersekian detik lebih singkat sangatlah berarti dan perlu banyak perjuangan. Kalo gampang ya semua tim bisa dapet hasil yang sama dong. hehe. Sebagai pembanding, untuk bebek 4tak 200cc saja mencapai time 7,5 itu bukanlah hal mudah, apalagi dengan kubikasi atau cc mesin yang lebih kecil. Tentu lebih susah lagi.
Eko Chodox
Untuk menelusuri berita ini, sayapun ngobrol-ngobrol dengan mas Yono yang memang merupakan ‘orang dalam’ tim AMT. (Ia juga pernah jadi narasumber saya di artikel “Satria FU Lophe Lophe | CC Mini Lari Maxi !!”). Mas yono menuturkan bahwa FU yang mencetak time 7,5 di event kemarin masih mengandalkan durasi noken as sekitar 267″ dan lift noken as sekitar 9 mm. Untuk kompresi main diantara 13 – 14 :1. Di sektor pengabutan bbm masih mengandalkan Keihin PJ 34, Rasio gear box yang di set agak rapat, dan penataan kurva pengapian melalui CDI programmable.
IMG_20140329_195055
Mengutip pernyataan mas yono; secara garis besar semua mesin yang berkompetisi di kelas OMR FU 155 Tune Up juga mempunyai modal part yang sama. Yang menjadikan beda hasilnya ya profil noken as, profil portingan, modif knalpot, dial noken as, setelan celah klep, derajat pengapian cdi, pengapian / magnet hampir semua sektor mesin di rubah, banyak part mesin yang diganti untuk mendukung power mesin yang lebih besar.
1897738_665767090131474_901232401_n
Tak puas hanya sampai disitu, katanya target kedepan untuk tahun 2014 ini adalah 7.3 detik. Wow. Sulit dong? jelas sulit, tapi juga bukan hal yang mustahil untuk di raih. Begitu tutur mas yono dengan optimis. Masih ada beberapa sektor yang berpotensi dikembangkan lagi untuk mempertajam catatan waktu di lintasan 201m. Diantaranya explorasi rasio kompresi yang bisa disetting lebih tinggi. Konsekuensinya memang biaya yang lebih besar untuk menebus material part dan bahan bakar yang mampu menahan gebukan kompresi kelas dewa. Di sektor penyuplai bahan bakar juga akan mencangkokan karbu berventuri lebih besar (38mm) dan dilengkapi power jet sehingga tenaga bawah dan atas bisa lebih bengis lagi.
FU Anugerah Manuk Teler

IMG_20140329_195100
Baydewey, buat anda pemirsa yang kurang akrab dengan kategorisasi drag. Untuk kelas 155cc TU ini memang hanya diperuntukan untuk motor satria fu saja. Dan jangan tertipu dengan label 155cc nya, cc memang kecil. Tapi istilah TU alias Tune Up disini bukan hanya sekedar tune up harian lagi, udah diobok obok semua itu jeroan mesinnya. hehe.

Kata mas yono nihh, untuk spek segitu tentunya sangat tidak aman untuk di pakai harian, buat harian lebih baik sektor noken as tidak usah di utak atik, spek cukup standart porting saja dengan rubahan karbu PE28 reamer ke 30, cdi racing, knalpot racing, shok ulang seher stel kompresi diangka 11- 12, dial noken as, stel celah klep, magnet bubut sudah cukup membuat satria FU standart buat lari-lari di jalan. Yaaa buat main-main sama sport 250cc sih cukup lahh 🙂

Oke deh, selamat yaa buat keberhasilan FU garapan AMT di event drag semarang kemarin. Kita tunggu gebrakan AMT selanjutnya di event event yang akan datang. Untuk yang mau kontak AMT bisa langsung hubungi mekanik utamanya, mas Ceblenk di nomer 087836509072.

Salam,
Satria155

AMT Manuk Teler
AMT Lophe



Share Artikel Ini

Google+