Kisah Den Bagus: Satria FU Tenaga 30dk !! – Bagian 2

Halo lagi pemirsa….diartikel sebelumnya Side Story of Den Bagus part 1, dikisahkan bagaimana den bagus membuktikan kemampuan power 30dk miliknya langsung diatas aspal dalam reuni bersama kawan kawan fu-ers di Jakarta. Setelah puas ngobrol dan mereview hasil test dini hari itu, empu den bagus pun langsung berpamitan karena besoknya akan kembali ke bangka. Memang, dua FU yang tak mampu diimbanginya malam itu cukup membuat den bagus penasaran. Namun empu den bagus cukup puas dgn performa tunggangannya malam itu, dan optimis bisa memaksimalkan lagi beberapa komponen di head nya nanti untuk partai reuni berikutnya.


Dan memang betul, tak lama sekembalinya ke bangka, willy menginformasikan bahwa dia sedang menggarap head baru lagi di trb dengan sentuhan anyar pada porting dan kem nya. O iya, saat itu saya jg mendapat kabar bahwa akhirnya denbagus mampu membalas kekalahannya dari MX250cc yg dulu pernah mengasapinya di trek pasir padi bangka. Mantab.

Sekitar dua bulan berselang setelah reuni pertama, head baru denbagus pun akhirnya selesai digarap. Saya tidak begitu ingat detailnya apa saja sentuhan baru yg diterapkan di denbagus saat itu, tp kalo tidak salah, yg utamanya adalah di sektor head dan pengapian. Diantaranya perbaikan desain porting head dan penggunaan inovasi noken as double IN. Sedangkan untuk otak pengapian, dari yang tadinya CDI BRT Dualband diupgrade menjadi Rextor Programable. Dengan beberapa perbaikan tersebut, diharapkan bisa menambah power den bagus lebih baik lagi dari sebelumnya.

Sebagai pengujian terhadap head baru ini, saya dikabari willy bahwa kali ini den bagus akan ditest dyno di Jakarta, tepatnya di ultra speed ciledug. Head baru akan dikirim dari Jogja ke jakarta, sedangkan den bagus dibawa langsung oleh willy dari bangka ke jakarta. Head akan dipasang di ultra speed oleh mas londo langsung yang kebetulan juga sedang ada kegiatan di jakarta. Wacana dynotest den bagus part2 di Ultraspeed ini akan sekalian diliput oleh tabloid Motorplus.

Mendengar kabar adanya rencana dynotest den bagus dijakarta, saya pun menghubungi willy, dan kami janjian kembali untuk menggelar reuni part II setelah proses dynotest nanti selesai. Setelah ada kepastian waktu kosong, willy memberi konfirmasi bahwa Dynoday jatuh pada hari Jumat 23 Desember, sehari sebelum liburan Natal. Pada hari itu, sore hari sepulang kerja saya pun menyempatkan diri berkunjung ke Ultraspeed untuk menyaksikan langsung proses dynotest den bagus disana.
nonton den bagus dynotest

Sedikit diluar perkiraan, entah apa penyebabnya, apakah itu karena settingan baru yg belum optimal, atau karena adanya perbedaan sisi teknis dynamometer yang digunakan, saya jg kurang paham, tp yg jelas hasil  dynotest di ultraspeed pada hari itu lumayan meleset dari perkiraan dan target awal. Di atas mesin dynamometer Ultraspeed, den bagus ‘hanya’ mampu mencatatkan angka maksimal  27,17 HP dan torsi 20,51 Nm, ada selisih 3hp lebih rendah dari hasil pengujian dyno den bagus 3 bulan sebelumnya di mototech. Tetap saja, walaupun angka ini tidak setinggi angka yg diperoleh di dynotest mototech (30hp), namun Catatan 27hp yang ditorehkan denbagus diultra speed tetap masih merupakan capaian yg impresif untuk ukuran satria FU. Setidaknya itu berdasarkan keterangan yg saya peroleh langsung dari operator dyno ultra saat itu; ia menuturkan bahwa Power den bagus yg tembus 27hp masih merupakan angka tertinggi yg pernah tercatat dari sekian banyak satria FU yang pernah ditest di ultraspeed sampai hari itu.

Liputan Dynotest II Den bagus @Motorplus:
http://motorplus.otomotifnet.com/read/2012/01/09/327015/99/10/Suzuki-Satria-F-150-27-DK-Libas-Ninja-250R

Selesai proses dynotest di ultraspeed, sayapun berpamitan dan sesuai yg sudah direncanakan sebelumnya, kami janjian untuk ketemuan lagi nanti malamnya di tempat biasa dulu kumpul. Dan memang den bagus pun akhirnya datang, sayang sekali, pada kesempatan itu, beberapa fu yang dulu hadir di reuni part1 berhalangan hadir kembali. Termasuk rival klasik duo W ; blackpearl yang lagi lagi terpaksa absen karena sedang ada keperluan lain. Praktis, hanya ada FU sya sendiri yang available, dan satu lagi fu blackhorse nya bro ilham yang masih inreyen.

Selepas pertemuan direuni pertama bulan oktober, saya memang menerapkan beberapa perubahan pada konfigurasi mesin dan part fu saya. Beberapa perubahan spek yg saya terapkan pada fu saya saat itu adalah:

  • Piston: dari Kawak Boss 67 menjadi  Piston CBR 66mm
  • Stroke : Pen LHK 4mm saya lengserkan, diganti stroke up sistem geser 5mm. Jadi total 201cc
  • Karburator : Keihin PE28 saya ganti Sheng Wei 30mm
  • CDI:  Cheetah Power saya ganti Shindengen E7
  • Modifikasi pada gear 5 & 6 yang terlalu overdrive, dibuat lebih rapat.

Suasana jalanan dini hari itu cukup lenggang, kawan kawan yang datang jg tidak banyak, jadi kami leluasa dan santai untuk mengobrol sambil menunggu kondisi lalu lintas memungkinkan untuk turun ke jalan. Untuk kedua kalinya, malam itu fu saya dan den bagus berkesempatan reuni di atas aspal jalanan jakarta, kali ini berdua saja. Test bareng dilakukan 2 kali run, Di run pertama, saya dan willy masing masing bawa motor sendiri. Lepas start bersamaan, posisi masih berimbang di bawah, tapi masuk gigi3, denbagus mulai tertinggal dan sampai atas tidak berhasil mengejar lagi. Di run kedua, saya memberikan kendali motor ke bro Joko subangun, sementara den bagus tetap dibawa empunya. Hasilnya ternyata tidak berbeda, mesin 27hp den bagus kali itu kembali tertinggal dari bawah sampai atas.

Run 1, Macan vs Den Bagus, December 2011:

Run 2, macan vs den bagus, December 2011:

Malam itu, den bagus memang tidak mampu berbuat banyak. Mungkin, ’penurunan’ hp denbagus diatas dynotest siang sebelumnya bisa jadi bukan hanya ‘perbedaan bacaan’ diatas kertas semata, tp juga turut menyunat performa den bagus on the track. Walau pada saat mencoba membawa sendiri den bagus sebentar sebelum test, saya merasa torsi dan power dan bagus masih terasa melimpah, sama seperti saat saya mencobanya 3 bulan sebelumnya.

Walau begitu, setelah dua kali percobaan dengan fu saya, den bagus masih tetap bersemangat. Saat Bro ilham yg juga tertarik menjajal den bagus meminta test bareng, willy pun mempersilahkan tapi memberikan kunci kendali motor pada salah satu kawannya. Apes, baru setengah jalan, den bagus mendadak mati, ketika coba diengkol,terasa loss kompresi. Akhirnya subuh itu juga, den bagus pun kami bawa ke bengkel langganan saya untuk diperiksa kerusakannya. Hasil diagnosa, piston retak. Karena den bagus perlu diinapkan untuk perbaikan, sementara siang harinya willy ada janji ke Stanlee moto muffler, maka saya pun meminjamkan fu saya untuk dipakai willy hari sabtu itu, kami berpisah dibengkel dan saya pun pulang kerumah.

Esok harinya, minggu malam setelah den bagus sudah selesai diperbaiki, willy membawa den bagus datang berkunjung ke kediaman saya, kami mengobrol cukup lama malam itu di sebuah bengkel tambal ban 😀 (kebetulan den bagus bocor kena paku bannya deket rumah sy).Kami ngobrol panjang lebar mereview hasil test semalam dan tentang beberapa rencana den bagus ke depannya. Tak terasa waktu menunjukkan hampir tengah malam ketika akhirnya willy pamit pulang karena esoknya harus berangkat kembali ke pulau bangka.

Seperti memang sudah menjadi karakter empunya den bagus yang tak pernah kendur tekadnya kalo soal urusan mesin, hasil test on dyno dan on the track yang kurang memuaskan saat itu justru menyuntikan motivasi tambahan baginya untuk kembali mengembangkan mesin den bagus lebih jauh lagi. Dan memang betul, sekembalinya ke Bangka, sepak terjang den bagus dibawah tangan dingin TRB terus berkembang dan mencatatkan capaian capaian baru.
Seperti misalnya ikut serta perdana pada ajang Drag bike resmi.Dengan hanya bermodal mesin harian 200cc, denbagus nekat menjajal ajang drag resmi yang digelar diatas lintasan unik bin ajaib : trek pasir pantai Pangkalpinang, Bangka. Menggandeng pembalap bangka sebagai joki -Bro Endot Baday-,den bagus sanggup menembus persaingan di kelas FFA 250cc dan menembus podium 3.

Atau Lihat juga ‘kebengalan’ den bagus saat mengasapi ninja RR dan fu lain di trek lintas timur

Belum lama berselang, den bagus juga menjadi pilihan pilot project TRB motor yang menyuguhkan inovasi terbaru berupa modifikasi head DOHC dengan mekanisme Noken as with Bearing – ulasannya juga masuk liputan di tabloid otomotif kalo tidak salah.
Kem IN IN dengan Bearing
Walau kini rekor FU 30hp milik den bagus sudah terpecahkan oleh ‘juniornya’ sendiri; yaitu FU terbaru garapan TRB yang menorehkan catatan 35hp, namun gerak gerik den bagus tetap masih jadi daya tarik dan salah satu rujukan modifikasi untuk para FUers yang tertarik mengikuti jejak modifikasi denbagus.

Begitulah pemirsa fuers, walau kawan kawan lamanya satu persatu mulai kendur semangatnya ngurusin motor, (salah satunya saya sendiri,,hehe), empunya Den bagus masih tetap konsisten menggali potensi terpendam dari mesin FUnya.
Belum lama ini, willy juga memperkenalkan inovasi dalam substitusi jarum skep PE28 yang dinamai Jarum DBS (Den BaguS) :D, yg dari banyak terstimoni FUers yang sudah mencoba, disebutkan mampu memperbaiki kinerja jarum bawaan Keihin PE28 yang biasanya bermasalah di putaran tengahnya. Empu den bagus juga selalu aktif dan tak pernah bosan berbagi pengalaman tentang berbagai hal terkait permasalahan yang sering dihadapi para pengguna FU. Jika dulu hanya terfokus pada ubahan mesin, sekarang doi jg gak mau ketinggalan memperindah sisi estetika luar den bagus yang kini tampil beda dengan penampilan terbarunya 😀

Perjalanan den bagus yang cukup fenomenal ini saya pikir tidak hanya karena tangan dingin mas Londo selaku tuner yang menanganinya,tapi juga buah dari kombinasi totalitas dan komitmen willy selaku pemilik motor yg selalu total mendukung dan terlibat penuh dalam pengerjaan motornya. Semoga saja kedepan, semakin banyak den bagus den bagus lain yang mampu menorehkan catatan fenomenal berikutnya untuk kategori FU harian, sehingga dapat menambah inspirasi untuk kita; para pencinta Satria FU, The Hyper Underbone.

Mengutip petuah yg pernah saya baca di blog nya mas Swega RAT,
Tetap sehat tetap semangat, biar bisa terus modif mesin setiap hari 😀

Sampai jumpa di dongeng dan kisah FU lainnya..
Ciaooo….



5 Responses to “Kisah Den Bagus: Satria FU Tenaga 30dk !! – Bagian 2”
  1. yonozx September 26, 2012
    • Satria155 September 26, 2012
      • yonozx September 26, 2012
  2. Indra Sandjaya September 26, 2012
  3. Indra Sandjaya September 26, 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Google+