5 Months of Blogging| What Have I Learned?

cropped-Satrai155.com_.jpgTak terasa, hari ini -28 Februari 2013- genap 5 bulan sudah sejak saya pertama kali mencoretkan tulisan saya yang pertama, mengetikkan kata demi kata, kalimat demi kalimat, di kanvas online yang beken disebut ‘Blog’ ini. Media yang benar benar baru untuk saya sebetulnya, karena bahkan 5 bulan lalu saya masih belum tahu apa bedanya blog dengan website :D.

Why Do I Blog ?
Berawal saat seorang teman memberitahu bahwa foto saya tampil terpampang di artikel salah satu blog kondang yang ternyata adalah blognya mas Yudi Batang. Terdorong rasa gemas setelah membaca komen-komen yang semakin panas disana, keinginan menulis tanggapan pun datang tiba-tiba. Namun kolom komentar terasa tak cukup mengakomodir segala yang ingin saya sampaikan. Hmmm…kenapa gak saya bikin blog aja sendiri. Biar puas nulisnya, begitu pikir saya saat itu. Apa daya, tekad membara tapi tak tahu harus mulai dari mana. Jadilah saya menghabiskan waktu seharian hanya untuk googling kesana kemari mencari tahu apa yang diperlukan untuk memiliki sebuah blog pribadi.

Karena ngotot ingin memakai nama satria155 tanpa embel-embel wordpress.com dibelakangnya, sayapun sempat memakai jasa hosting gratisan namun tak lama saya putuskan pindah ke provider hosting berbayar di masterweb.net, layanan yg memuaskan saat blog apes kena hack deface, juga saat bandwith overload, membuat saya kerasan disana, toh biayanya perbulan tak sampai seharga 2 bungkus rokok 🙂

Do I Enjoy Blogging?
Yes, I kinda like blogging now. Walau diluar perkiraan sebelumnya, ngeblog ternyata bukan hal gampang, tapi juga sekaligus menyenangkan. Seperti punya mainan baru yang merengek minta diperhatikan setiap saat. Entah itu sekedar ditengok, membalas komentar, dan tentu saja ‘tanggungjawab moral’ untuk selalu update menerbitkan artikel baru untuk pengunjung blog.

Tak mudah memang menyisipkan aktivitas ngeblog disela-sela sederet rutinitas harian lain yang sudah terbiasa dijalani sebelumnya. Tapi semua itu terbayar dengan rasa lega dan kepuasan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Semua blogger pasti sepakat dengan saya. Hari saat menerbitkan artikel baru selalu menjadi hari yang melegakan sekaligus menggairahkan. Lega dan gembira karena akhirnya bisa menghasikan sesuatu untuk pembaca, tapi juga penasaran seperti apa kira kira respon pembaca atas tulisan yang baru kita rilis. Atau malah bertanya-tanya, kira kira ada yang mau baca gak ya? Jangan jangan gak ada yang mampir sama sekali. haha..

What Kind of Blogger I am?
Sebagai blogger pemula, sudah sewajarnya bila saya berusaha mengakrabkan diri dan mengenal lebih dekat seluk beluk dunia baru ini. Bergabung dengan komunitas blogger seperti indomotoblog dan koboys, mengunjungi blog-blog lain, menyimak artikel demi artikel, meninggalkan komentar atau pun hanya jadi silent reader, menjadi hal yang perlu dan tidak terelakkan bila ingin menyerap dan belajar soal blogging dari yang sudah berpengalaman. Menarik memang bila mengamati para blogger kawakan yang biasanya punya ciri khas masing-masing dalam gaya ngeblognya. Ada yang tampil elegant ala TMC Blog, Update dan Informatif ala Iwan Banaran, bijak menggelitik ala Ridertua, lugas instruktif ala Warung dohc, ataupun kritis provokatif ala Pertamax7, pokoknya macam macam lah. Yang jelas semuanya mampu tampil unik dan berbeda dengan karakternya masing masing. Menyimak riwayat perjalanan blogging mereka saja dapat menjadi inspirasi yang bermanfaat untuk blogger pemula seperti saya.  Lalu seperti apakah style seorang pemula seperti saya? entahlah, hanya pembaca yang bisa menilainya 😀

So, How Well it Goes After 5 Months?
Sebagai orang awam blog, tentu banyak hal yang harus saya pelajari tentang blogging, 5 bulan pertama bahkan sampai hari ini. Dari mulai berbagai istilah teknis seperti hits, traffic, blogwalking, tag, visitors, trackback, alexa rank, pagerank, dan berbagai istilah lain yang sebelumnya asing di telinga saya. Juga pernak-pernik blog wordpress yang perlu diakrabi seperti misalnya text html, css, plugin, widget, stats, dll. Tapi dari semua itu, satu PR besar yang paling sulit dilakukan adalah how to write articles consistently.

Bagaimana menulis artikel secara rutin, yg konsisten baik kuantitas maupun kualitasnya. Saya sampai tak habis pikir, membayangkan bagaimana blogger-blogger kawakan seperti TMC, Iwan Banaran, atau Rider Tua yg secara luar biasa selalu mampu merilis artikel baru hingga lebih dari sekali setiap harinya, dengan bobot tulisan yang tetap terjaga alias bermutu!. Ditengah kepadatan kegiatan sehari hari seperti urusan kerjaan kantor, keluarga, atau hobi pribadi lain yang pasti juga menyita waktu mereka;  Toh aliran ide, energi dan produktifitas para top blogger tersebut tetap mengalir deras secara amazing.

Well, i have to realize that every persons are different. Different blogger, different resources, different audiences. Apa yang ditorehkan para topblogger diatas bukanlah sesuatu yang mudah ditiru oleh saya ataupun blogger kebanyakan lainnya. Melalui tulisan ini, saya pun serasa bisa sharing dengan rekan blogger ‘rata-rata’ yang seperti saya. Merasakan apa yang mungkin juga mereka rasakan, sulitnya saat sudah duduk didepan komputer, tapi tak jua muncul ide mau nulis apa. Malah ‘ngeblank’ dan akhirnya menghabiskan waktu main FB atau baca baca blog orang lain saja. hehe…

I Blog Only When I Want to Blog.
Akhirnya, seperti juga kebanyakan blogger lain, karena keterbatasan itu sayapun memilih menulis saat saya memang ingin menulis saja. Dua bulan terakhir, satria155.com bahkan hanya sanggup menelurkan 4 artikel saja. No schedule, No deadline. No pressures.  But when it comes to write, I always try to give the best I could. Saat keinginan/ide menulis itu datang, selalu mencoba mencurahkan yang terbaik yang saya bisa. Karena buat saya pribadi; lebih baik tidak menulis apapun jika memang tak yakin hasil tulisan saya ada nilai manfaatnya untuk pembaca.

A Bad post can be worst than No-Post at all. Postingan yang saya paksakan hanya karena ‘tuntutan’ harus update, bisa malah buruk dampaknya daripada tidak update postingan sama sekali. So, Less is sometimes better for average blogger like me.

Jadi pemirsa, dan juga rekan blogger senasib sepenanggungan, tetap semangat yaa 😀

Keep Blogging, Keep Enjoying,
Salam,
Satria155

———-

Summary Stats Satria155.com
28 September 2012 – 28 February 2013

Hanya sanggup merilis 4 artikel dalam dua bulan terakhir, alhamdulillah traffic justru meningkat. Full credit untuk semua pembaca setia satria155.com. Thank you so much for keep visiting this site.

  • Total Hits : 230.091 Hits, by Hit Counter
  • Total Pageview : 178.658 Pageviews, versi Google Analytics
  • Total Visitors : 79.285 Unique Visits, versi Stat Counter
  • Average Daily Feb’13 : 1050 visitors/day, 1580 pageviews/day

Stats satria155.com

11 Responses to “5 Months of Blogging| What Have I Learned?”
  1. orong-orong February 28, 2013
  2. Yovie Elda Yuliana February 28, 2013
  3. Yovie Elda Yuliana February 28, 2013
  4. Yovie Elda Yuliana February 28, 2013
  5. boy fitra February 28, 2013
  6. Wildan d'Abnormal February 28, 2013
  7. Yoshi February 28, 2013
    • Satria155 February 28, 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Google+